Janjikan Tombol Edit, Twitter Minta Pengguna Pakai Masker

Diposting pada

Jakarta, vwrides.com – Belakangan ini, beberapa negara justru mengalami lonjakan kasus pandemi Covid-19, seperti di Amerika. Akibatnya, Twitter yang berencana merilis tombol edit, kini meminta syarat khusus.

Melalui keterangan resmi di platformnya sendiri, Twitter meminta semua pengguna memakai masker.

“Anda dapat memiliki tombol edit saat semua pengguna memakai masker” bunyi cuitan Twitter, Jumat (3/7).

Bahkan, situs jejaring sosial media populer itu sampai berani menegaskan lewat cuitan selanjutnya, yakni “semua berarti SEMUA (pengguna)”.

Syarat ini diajukan Twitter bukan tanpa alasan. Beberapa spekulasi warga net mengatakan bahwa Twitter menunjukan keseriusannya dalam memerangi pandemi Covid-19.

Baca juga: Twitter Biarkan Pengguna Berkicau Sungguhan

Sejalan dengan Instagram, yang juga menggaungkan gerakan memakai masker. Di samping itu, ada juga yang berpendapat bahwa mengandung nuansa politik, erat kaitannya dengan Donald Trump, Presiden AS.

Sebagai informasi, sejumlah kelompok yang mengaku sebagai pendukung Donald Trump menolak memakai masker. Hal itu lantaran Donald Trump kerap kali terlihat tanpa masker.

Terlepas dari itu, Twitter masih belum merilis tombol edit dalam waktu yang cukup lama, tertinggal dari pesaing nya sendiri, Instagram. Jack Dorsey, CEO Twitter berdalih bahwa dirinya tidak ingin ada yang menyalahgunakan tombol itu nanti.