Lama Tanpa Kompetisi, Madison Keys Makin Hargai Tenis

Diposting pada

Berita Tenis: Petenis berusia 25 tahun, Madison Keys percaya bahwa masa lockdown yang cukup lama akan membuat banyak petenis menghargai kehidupan tenis mereka.

Petenis AS, Keys yang tidak berkompetisi selama lima bulan terakhir menyatakan bahwa ia tidak sabar untuk berkompetisi lagi.

Turnamen tenis dijadwalkan akan dilanjutkan pada Agustus mendatang, tetapi Keys mendapatkan peluang untuk kembali berkompetisi ketika ia mengambil bagian dari Credit One Bank Invitational di Charleston, South Carolina. Ajang tersebut menampilkan 16 petenis putri yang bermain tanpa penonton tetapi disiarkan melalui Tennis Channel yang digelar 23 – 28 Juni lalu.

“Hal terberat adalah kembali ke lapangan,” aku petenis peringkat 13 dunia.

“Saya belum melakoni pertandingan sejak turnamen di Australia. Sudah beberapa bulan, jadi, pastinya akan membutuhkan waktu untuk kembali terbiasa bertanding. Mungkin akan cukup menyulitkan bagi kami semua untuk menangani semua ketegangan itu dan mendapatkan kembali mentalitas untuk melakoni sebuah pertandingan. Saya pikir banyak dari kami, selain yang mengalami cedera, yang tidak pernah melalui waktu yang cukup lama tanpa level berkompetisi.”

Keys juga menyatakan bahwa pada awal masa lockdown, banyak petenis mungkin menyambut masa jeda tersebut.

“Saat itu, kami semua berpikir, ‘Wah, saya senang selama berpekan-pekan berada di rumah setelah melakoni banyak turnamen dalam waktu yang lama. Momen dan pertandingan yang menekan itu benar-benar membuat stres,” jelas Keys.

“Sekarang, kami berpikir, ‘Tolong tempatkan saya di lapangan utama, tertinggal peluang break di set ketiga, karena saya senang merasakan perasaan seperti itu’. Saat ini, saya pikir kami semua benar-benar menghargai seberapa besar kami menyukai berkompetisi. Bahkan di hari anda menelan kekalahan, anda bisa memasuki lapangan, berkompetisi, dan melakoni olahraga yang anda cintai. Saya pikir kami tidak akan pernah melupakannya. Itu sesuatu yang benar-benar kami hargai sebelumnya.”

“Kita semua tahu bahwa di masa depan kita akan bisa kembali ke stadion yang penuh. Saya pikir tidak ada lagi di antara kami yang akan mengeluh tentang rasa stres bermain tenis.”

Artikel Tag: Tenis, australian open, Madison Keys