Pelatih Persib Tidak Setuju Wacana Klub wajib Turunkan Pemain U-20

Diposting pada

Berita Liga 1 Indonesia: Beredar wacana setiap klub mendapat kewajiban memasang pemain U-20 ketika kompetisi bergulir lagi. Itu sebagai bentuk persiapan pemain U-20 menjelang Piala Dunia 2021 yang digelar di Indonesia tahun depan.Reaksi beragam pun muncul karena wacana ini. Ada yang setuju, tapi tidak sedikit pula yang kontra. Robert Rene Alberts jadi pelatih yang kurang setuju regulasi ini diterapkan, karena di tahun 2017 lalu hal serupa pernah dilakukan dan gagal.Saat Liga 1 2017, ada regulasi yang mewajibkan semua tim agar memainkan tiga pemain U-23. Tujuannya supaya pemain muda yang ada di Indonesia bisa muncul ke permukaan karena diberi menit bermain jelang SEA Games dan Kualifikasi Piala Asia U-23.Terbukti regulasi tersebut diubah di tengah jalan karena tidak berjalan efektif. Banyak pemain muda yang belum siap bertarung di kompetisi senior yang dipaksakan. Robert pun enggan kejadian serupa terulang kembali.”Beberapa tahun lalu ada regulasi yang mewajibkan setiap tim menurunkan pemain U-23. Dan semuanya tahu bahwa peraturan itu tidak bekerja dengan baik karena kami tidak bisa memaksakan pemain yang belum siap untuk tampil. Jika pemain sudah cukup siap, maka otomatis dia akan bermain,” ujar Robert pada awak media.Menurutnya pemain muda yang mendapat panggung sejak usia dini adalah pemain yang memang sudah layak, bukan dipaksakan. Itu terjadi kepada Beckham Putra yang memang punya kualitas untuk bermain untuk skuat utama Maung Bandung.Tetap saja Beckham juga tidak bisa terus dipasang setiap saat oleh Robert. Dia masih harus memilah laga yang bisa dimainkan Beckham dan memberinya kesempatan secara bertahap. Untuk turun pada laga bertensi tinggi, akan beresiko untuk memainkannya.”Contohnya Beckham, dia sudah mulai bermain dengan tim senior dari musim lalu dan kami akan melanjutkan itu karena dia punya kualitas. Tetapi dia mungkin belum siap untuk bermain 90 menit di setiap laga di liga karena melihat kebutuhannya. Hanya saja perkembangan talenta Beckham adalah prioritas,” jelasnya.Lain halnya untuk pemain muda lain di Persib yang masuk dalam national [ool timnas U-20. Kiper Persib U-18, Erlannga Setyo dikatakan Robert tidak bisa dipaksakan untuk bermain di level senior karena secara mental dia belum siap.”Tapi jika bicara Erlangga, ini kasus yang berbeda karena dia belum masuk dalam tim senior. Jadi jika kami menempatkan dia (pada tim senior) dan memaksakannya bermain di Liga Indonesia, kami tidak bisa mengembangkan permainannya. Kenapa? karena dia secara fisik dan mental belum siap untuk menghadapi kompetisi level tertinggi Indonesia,” pungkasnya. Artikel Tag: robert rene alberts, Persib, Liga 1 2020 (function (d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = “//connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&version=v2.5&appId=647543805350428”; fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs); }(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));