Sorabel Tutup, Terdampak Pandemi Hingga Tak Mampu Bayar Gaji

Sorabel Tutup, Terdampak Pandemi Hingga Tak Mampu Bayar Gaji

Diposting pada

vwrides.com – Salah satu e-commerce tanah air yang bergerak di bidang fashion, Sorabel akhirnya harus angkat bendera putih tanda menyerah karena tak mampu bertahan di tengah pandemi covid-19. Secara resmi Sorabel tutup dan menghentikan operasinya per 31 Juli 2020.

Kabar ini tentu cukup mengejutkan banyak pihak. Pasalnya, Sorabel merupakan salah ecommerce yan cukup banyak diminati pengguna terutama para kaum hawa yang senang berbelanja kebutuhan fashion mereka.

Tapi apa daya, mewabahnya covid-19 ternyata berdampak pada operasional perusahaan mereka. Menurunnya daya beli konsumen akbibat perekomian yang kini sedang lesu harus membuat mereka menyerah dan memutuskan untuk menghentikan operasional perusahaan karena tak lagi mampu menggaji para karyawannya.

Seperti dikutip dari laman DailySosial, dijelaskan bahwa perusahaan telah berusaha untuk melakukan segala usaha yang terbaik guna menyelamatkan perusahaan.

Namun dengan berat hati, pihak manajemen harus menempuh jalur likuidasi karena tak mampu menyelamatkan perusahaan ditengah hantaman pandemi covid-19.

Likuidasi sendiri merupakan lagkah pembubaran perusahaan yang diambil oleh likuidator, sekaligus pemberesan dengan cara penjualan harta perusahaan, penagihan piutang, pelunasan utang, dan penyelesaian sisa harta atau utang terhadap para pihak yang terlibat.

“Oleh karena proses likuidasi yang ditempuh, maka hubungan kerja harus berakhir di tahap ini untuk semua orang tanpa terkecuali, tepatnya efektif di tanggal 30 Juli 2020. Saya yakin tidak ada 1 pun orang yang berharap hal ini untuk terjadi,” jelas pihak Sorabel seperti dikutip dari laman DailySocial.

Meski demikian, pihak manajemen tetap memastikan semua hak-hak karyawan yang timbul sehubungan dengan dilakukannya likuidasi ini, termasuk tunjangan hari raya akan tetap diakui sebagai bagian dari hutang perusahaan dan tetap akan diberikan kepada para karyawannya.

Manajemen perusahaan juga menjamin dengan jaringan lebih dari 10 investor yang memiliki lebih dari 100 perusahaan, akan dibantu untuk mendapatkan pekerjaan pengganti.

“Mungkin ini adalah akhir dari perjalanan kita bersama dengan Sorabel. Saya harap teman-teman bisa tetap mengingat memori baik yang sudah kita lewati bersama di sini. Perusahaan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya sudah berjuang bersama-sama hingga titik ini,” jelas pihak manajemen.

Informasi mengenai e-commerce Sorabel tutup dan menghentikan operasinya semakin menambah daftar panjang jajaran startup yang harus gulung tikar akibat hantaman pandemi covid-19 yang belum kunjung mereda.

Editor   : Andra
Penulis : Firdhia Azzahra